Peran Kunci Fakultas Teknik UGM dalam Kerja Sama Antara UGM dengan Kementerian Pendidikan New Zealand

Kerja sama pendidikan dan penelitian antara Universitas Gadjah Mada dan Pemerintah New Zealand telah dimulai sejak tahun 1994 yaitu pada bidang panas bumi. Kerja sama dimulai dengan pertukaran staf bidang panas bumi antara Fakultas Teknik UGM dengan Geothermal Institute, The University of Auckland, dilanjutkan dengan bantuan teknis dalam pendirian Pusat Studi Panas Bumi FT UGM oleh para ahli panas bumi dari New Zealand, serta pemberian beasiswa dan kesempatan studi Pasca Sarjana di The University of Auckland bagi staf-staf muda Fakultas Teknik UGM yang mendapat tugas mengembangkan bidang sain dan teknologi panas bumi.  Seiring dengan berjalannya waktu, kerja sama berkembang hingga melibatkan bidang-bidang kepakaran yang lain di UGM seperti bencana alam, kerukunan antar umat beragama, serta studi perdamaian dan penyelesaian konflik.

Pada tanggal 15 Juli 2011 bertempat di Kantor Pusat Universitas Gadjah Mada dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman antara Rektor UGM (Prof. Ir. Sudjarwadi, M.Eng, PhD) dengan Menteri Pendikan New Zealand (Hon. Anne Tolley) di bidang pendidikan dan penelitian. Menteri Pendidikan New Zealand didampingi oleh Duta Besar New Zealand untuk Indonesia (H.E. David Taylor) beserta segenap delegasi. Rektor UGM didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Alumni dan Pengembangan Usaha (Prof. Ir. Atyanto Dharoko, M.Phil., PhD) serta para pejabat di lingkungan UGM. Penanda tanganan nota kesepahaman tersebut tidak lepas dari sejarah panjang kerja sama yang dirintis oleh FT UGM, khususnya melalui kerja sama panas bumi.

Delegasi Fakultas Teknik yang hadir dalam acara tersebut diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Akademik (Prof. Ir. Bambang Hari Wibisono, MUP, PhD), Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Penelitian dan Kerja Sama (Prof. Ir. Jamasri, PhD), Manajer Bidang Kemahasiswaan, Penelitian dan Kerja Sama (Ahmad Agus Setiawan, ST., MSc., PhD.), Manajer Kerjasama Internasional (Dr. Rahman Sudiyo), serta perwakilan peneliti Pusat Studi Panas Bumi FT UGM (Ir. Pri Utami, M.Sc. – Jurusan Teknik Geologi, dan Dr. Khasani – Jurusan Teknik Mesin dan Industri). Wakil dari Fakultas Teknik, Ir. Pri Utami, M.Sc., mempresentasikan profil Pusat Studi Panas Bumi dan program-program yang telah berlangsung sejak dimulainya kerja sama dengan kalangan panas bumi New Zealand tahun 1994 hingga sekarang dan rencana ke depan. Presentasi yang berjudul “Geothermal Programs at Faculty of Engineering UGM: Celebrating Indonesia – New Zealand long tradition in geothermal collaboration” dapat dilihat di sini.

Fakultas Teknik juga menyumbang kepakaran dalam kerja sama bidang mitigasi bencana alam, antara lain dengan peran aktif Prof. Dwikorati Karnawati, yang juga menyampaikan presentasi kegiatan dalam aktivitas sosialisasi, mitigasi dan pengelolaan dampak bencana alam yang selama ini dikelola oleh LPPM UGM.

Fakultas Teknik memegang kunci sukses dalam peningkatan kualitas dan kuantitas kerja sama antara Universitas Gadjah Mada dengan Pemerintah New Zealand khususnya dengan melakukan terobosan-terobosan yang mengatasi kendala pendanaan dan keterbatasan yang lain. Penyelenggaraan kegiatan-kegiatan kerja sama panas bumi oleh Fakultas Teknik bersifat self-funded dan self-administered(pendanaan dan pengelolaan secara mandiri), sehingga meningkatkan posisi tawar Fakultas Teknik sekaligus menjaga kewibawaan Universitas Gadjah Mada di mata para mitra kerja sama.

Seperti yang dipaparkan pada presentasi dalam rangka penandatanganan nota kesepahaman, berbagai kegiatan nyata FT UGM bersama mitra-mitra institusi panas bumi New Zealand yang telah, sedang dan direncanakan, antara lain meliputi:

  1. Kursus-kursus tahunan panas bumi tingkat dasar dan lanjutan bagi praktisi panas bumi se-Indonesia dan Pasifik Barat oleh tim gabungan instruktur dari Fakultas Teknik UGM, The University of Auckland dan GNS Science (New Zealand). Kegiatan tahunan ini ini telah berlangsung dua  kali (2010 dan 2011) dengan mendapat penghargaan dari Kedutaan Besar New Zealand di Jakarta dan Kedutaan Indonesia di Wellington, serta dari International Geothermal Association yang bermarkas di Jerman.
  2. Kerja sama penelitian di bidang sain dan teknologi panas bumi dengan partisipasi dari industri panas bumi di Indonesia. Tema-tema penelitian yang diambil adalah tema-tema aplikatif yang ditujukan untuk memecahkan permasalahan pengembangangan energi panas bumi di sisi sumber daya (antara lain pengurangan risiko eksplorasi dan manajemen sumber daya) dan sisi teknologi eksplotasi dan pemanfaatan energi  panas bumi beserta produk ikutannya. Kegiatan ini berlangsung sejak tahun 1995 hingga sekarang, dan terus dikembangkan untuk masa-masa mendatang.
  3. Ceramah dan kuliah tamu oleh staf FT UGM di institusi-institusi panas bumi di New Zealand, serta ceramah dan kuliah tamu oleh pakar-pakar dan praktisi panas bumi New Zealand di Fakultas Teknik UGM, yang berlangsung dari tahun 1994 hingga sekarang.

Dalam bidang pendidikan, pada masa mendatang telah direncanakan untuk dilakukan joint supervision antara staf akademik FT UGM dengan staf akademik The University of Auckland dan/atau peneliti senior GNS Science bagi mahasiswa-mahasiswa Pasca Sarjana FT UGM yang melaksanakan penelitian di bidang panas bumi. Sebaliknnya, Fakultas Teknik UGM juga membuka kesempatan bagi para mahasiswa Pasca Sarjana dari universitas-universitas di New Zealand untuk melakukan penelitian panas  bumi di Indonesia dengan bimbingan dari staf-staf akademik FT UGM yang terkait. Joint supervision ini tentu akan meningkatkan profil UGM selaku penyelenggara pendidikan bertaraf internasional.